Coretan & Berbagi Informasi

Sunday, August 11, 2024

24 lembaga tolak rencana BRIN pindahkan benda-benda arkeologi Papua ke Cibinong

_Daniel Randongkir dan Enrico Yory Kondologit, S.Sos., M.Si, Kurator Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, memberikan keterangan terkait rencana BRIN untuk memindahkan benda budaya Papua ke Cibinong di salah satu ruangan Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua, pada Jumat (09/08/2024). – Dok Jubi_Jayapura, – Sebanyak 24 komunitas dan lembaga di Papua menyatakan penolakan terhadap rencana Badan Riset dan Inovasi Nasional...
Share:

Kebijakan diskriminatif percepat depopulasi Orang Asli Papua

Selebaran Diskusi Depopulasi dan Marginalisasi di Tanah Papua, Rabu (7/8/2024)-Dok jubi.id. Jayapura, – Pemahaman hakim dan aturan hukum masih menjadi batu sandungan dalam perkara pembelaan terhadap hak-hak masyarakat adat di Tanah Papua. Hakim seringkali memiliki penafsiran sendiri atas subjek hukum perkara.Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua, Emanuel Gobai menyatakan kejadian itu mereka alami sewaktu mendampingi suku Awyu saat menggugat...
Share:

KNPB Pusat Keluarkan Undangan Terbuka untuk Demonstrasi Damai 15 Agustus 2024

Jumpah Pers KNPB.-Dok thepapuajournal.com.Jayapura, – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mengundang seluruh rakyat Papua Barat dan non-Papua untuk berpartisipasi dalam demonstrasi damai yang akan diadakan pada tanggal 15 Agustus 2024.“Demonstrasi ini bertujuan memperingati dua hari bersejarah: Perjanjian New York 1962 dan Bulan Agustus sebagai Bulan Rasisme dan Pelecehan terhadap Harkat dan Martabat rakyat serta Bangsa Papua,” jelas Ketua 1, KNPB...
Share:

Megaproyek Tebu Jadi Ancaman Petaka Baru

Indikasi pengerahan polisi dan tentara membuat warga khawatir. Mereka dibatasi dan tidak bebas dalam menyampaikan pendapat. Pembabatan hutan untuk lahan Tebu di Merauke. Dok Jubi.Segudang permasalahan baru dikawatirkan muncul sebagai dampak megaproyek pengembangan Tebu di Merauke. Permasalahan itu, diantaranya menyangkut hayat hidup masyarakat adat.Direktur Yayasan Pusaka Bentala Rakyat Franky Samperante meyakini proyek strategis nasional tersebut...
Share:

Wednesday, July 31, 2024

Membaca ‘The Politics of Distraction’ di Papua

Apakah kita bisa menjelaskan akar seluruh persoalan Papua hanya dengan tiga kata? Bisa. Jawabannya, perebutan sumber daya. Kapitalisme, imperialisme, rasisme, dan segala isme itu terjadi karena perebutan sumber daya alam di Papua. Bisa diperdebatkan tetapi mungkin di lain kesempatan karena tulisan singkat ini tidak berfokus kepada perdebatan itu, tetapi ingin … Lanjutkan membaca Membaca ‘The Politics of Distraction’ di Papua http://dlvr.it...
Share:

Membaca ‘The Politics of Distraction’ di Papua

Artikel ini dikopi dari laolao-papua.com Apakah kita bisa menjelaskan akar seluruh persoalan Papua hanya dengan tiga kata? Bisa. Jawabannya, perebutan sumber daya. Kapitalisme, imperialisme, rasisme, dan segala isme itu terjadi karena perebutan sumber daya alam di Papua. Bisa diperdebatkan tetapi mungkin di lain kesempatan karena tulisan singkat ini tidak berfokus kepada perdebatan itu, tetapi ingin … Lanjutkan membaca Membaca ‘The Politics of Distraction’...
Share:

U.S. Embassy Tracked Indonesia Mass Murder 1965

Washington, D.C., October 17, 2017 - The U.S. government had detailed knowledge that the Indonesian Army was conducting a campaign of mass murder against the country’s Communist Party (PKI) starting in 1965, according to newly declassified documents posted today by the National Security Archive at The George Washington University.  The new materials further show that diplomats in the Jakarta Embassy kept a record of which PKI leaders were being executed, and that U.S. officials actively supported Indonesian Army efforts to destroy the country’s...
Share:

26 Tahun AMP: Hancurkan Kebudayaan Kontra Revolusi

Kopi paste dari http://www.laolao-papua.com. Berikut ini kami terbitkan pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dalam merayakan ulang tahunnya yang ke-26, hari ini 27 Juli 2024 sejak didirikan pada 27 Juli 1998 di Jakarta. “Hancurkan Kebudayaan Kontra Revolusi dan Bangun Persatuan Nasional yang Demokratis di Papua” Dalam beberapa tahun terakhir setelah Negara kolonial Indonesia mengesahkan Undang-Undang … Lanjutkan membaca 26 Tahun AMP: Hancurkan...
Share:

Sunday, April 7, 2024

Dewan Pers tanggapi kasus Nabire: polisi harus hormati pekerjaan jurnalis

 Jurnalis wagadei.id dan jurnalis seputarpapua.com saat berada di gapura Uswim -dok Jubi.Jayapura, – Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Dewan Pers Yadi Hendriana meminta agar kepolisian menghormati pekerjaan jurnalis. Hal itu disampaikan Yadi Hendriana pada Jumat (5/4/2023) malam menanggapi peristiwa dugaan kekerasan terhadap wartawan oleh sejumlah polisi dari Polres Nabire di Nabire.“Kami meminta, baik aparat...
Share:

Polisi bentrok dengan demonstran di Nabire, sejumlah orang tertembak

 Massa aksi front rakyat peduli HAM orasi di depan kampus Uswim, Nabire - dok Jubi.Nabire,  – Aksi damai Front Rakyat Peduli Hak Asasi Manusia Papua atau FRPHAMP dihalau aparat keamanan di Nabire, Papua Tengah, Jumat (5/4/2024). Mereka pun gagal menyampaikan aspirasi ke Penjabat Gubernur Ribka Haluk. FRPHAMP menggelar aksi damai untuk menyikapi kasus penyiksaan sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap warga sipil...
Share:

Me

Me

Followers

Postingan saya di Wordpress

Yikwagwe Post